Jalan-Jalan ke Pulau Pari Tanpa Travel Agent (Backpacker & Beachcamping)

hendro
28 May 2019

Pulau Pari adalah sebuah pulau di Kepulauan Seribu yang menjadi salah satu objek wisata favorit khususnya untuk orang Jakarta dan sekitarnya. Pulau Pari terletak 30 kilometer arah barat laut dari Pelabuhan Kaliadem, Muara Angke dengan waktu tempuh sekitar 2 jam menggunakan kapal feri tradisional.

Lebih 2 minggu lalu, tepatnya tanggal 23-25 Juni 2018, saya dan teman-teman berwisata ke Pulau Pari secara backpacker atau tanpa agen travel. Di posting ini, saya akan ceritakan bagaimana petualangan kami di sana, sekaligus memberikan tips-tips dan informasi bagi yang ingin melakukan perjalanan serupa juga.

Sebelumnya, beberapa tahun lalu saya dan keluarga sudah pernah ke Pulau Pari karena ada kerabat yang merupakan penduduk di sana. Dulu, wisata di Pulau Pari belum seramai sekarang.

  • Sebelumnya, beberapa tahun lalu saya dan keluarga sudah pernah ke Pulau Pari karena ada kerabat yang merupakan penduduk di sana. Dulu, wisata di Pulau Pari belum seramai sekarang.

  • Saat itu, perkemahan di Pantai Pasir Perawan masih padat. Untuk berkemah di sini, kita harus mendaftar dan dikenakan biaya 15000 perorang untuk satu malam. Setelah mendirikan tenda, kami berjalan-jalan di sekitar pantai sebentar.

  • Pantai Pasir Perawan adalah objek wisata utama di Pulau Pari. Pantai Pasir Perawan memiliki garis pantai yang sangat panjang sampai ke ujung barat pulau. Di Pantai ini juga banyak resto-resto dan gazebo yang di sediakan untuk pengunjung.

  • Setelah itu, kami menuju ke kantor LIPI untuk melihat Hutan Mangrove dan sunset. Di sana juga terdapat satu pantai yang tidak terlalu luas. Untuk masuk ke kantor LIPI, wisatawan di kenakan biaya 2000 rupiah. Kantor LIPI juga menyediakan mess yang bisa disewa oleh para wisatawan yang tidak ingin menyewa penginapan atau berkemah. Biayanya kalau tidak salah 75rb per malam.